Sudah dua kali merasa ‘ditipu’ Iran mulai kehilangan kepercayaan ke AS.
Di tengah upaya damai, justru muncul pola yang bikin Teheran makin waspada. Apa yang sebenarnya terjadi di balik negosiasi ini? Kepercayaan Iran terhadap Amerika Serikat tampaknya benar-benar berada di titik rendah.
Bukan tanpa alasan. Menurut laporan Axios, pejabat Iran menyampaikan kepada sejumlah mediator bahwa mereka telah “dua kali merasa ditipu” dalam proses yang melibatkan Washington.
Pesan itu disampaikan ke negara-negara seperti Pakistan, Turki, dan Mesir yang saat ini mencoba menjembatani komunikasi di tengah konflik yang terus memanas.
Salah satu pemicu utama datang dari momen ketika rencana negosiasi justru beriringan dengan tekanan militer. Dalam salah satu kasus, serangan yang didukung Amerika disebut terjadi menjelang pembicaraan, memicu keraguan serius dari pihak Teheran.
Sejak saat itu, pendekatan Iran berubah.
Setiap tawaran diplomasi, termasuk proposal terbaru dari Amerika Serikat, kini tidak lagi dipandang sebagai peluang melainkan sesuatu yang harus dicurigai sejak awal.
Bagi Iran, masalahnya bukan sekadar isi kesepakatan, tapi pola yang mereka anggap berulang: negosiasi dibuka, tekanan tetap berjalan.
Laporan ini memperlihatkan bahwa konflik yang terjadi saat ini tidak hanya berlangsung di medan militer, tetapi juga di tingkat kepercayaan yang kini semakin sulit untuk dipulihkan.





