Pergerakan satu kapal tanker mulai jadi penanda bahwa jalur energi global perlahan mencoba bergerak kembali. Sebuah supertanker yang membawa sekitar 2 juta barel minyak mentah asal Irak terdeteksi berhasil melewati Selat Hormuz.
Data pelacakan yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, ini menjadi kapal pertama yang terlihat membawa minyak dari Baghdad melalui jalur tersebut sejak aktivitas terganggu akibat konflik.
Kapal bernama Omega Trader itu tercatat memberikan sinyal posisi menuju Mumbai dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, sinyal terakhirnya berasal dari kawasan Teluk Persia, lebih dari 10 hari lalu—menunjukkan adanya jeda perjalanan yang tidak biasa di tengah situasi keamanan yang belum stabil.
Di sisi lain, operatornya, Mitsui OSK Lines (MOL) dari Jepang, menyatakan belum dapat mengonfirmasi adanya kapal mereka yang benar-benar berhasil menyeberangi jalur tersebut. Mereka masih memantau kondisi di lapangan, terutama karena gangguan sinyal yang kerap terjadi di sekitar Selat Hormuz membuat pelacakan menjadi tidak sepenuhnya transparan.





