Panas, Trump Picu Amarah PM Itali Meloni: Fokus Saja pada Popularitas Anda

PM Itali Giorgia Melonidok Internasional
Foto: PM Itali Giorgia Melonidok (Instagram @giorgiameloni)
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar
  • PM Italia Giorgia Meloni merespons keras klaim Presiden AS Donald Trump yang menyebut dirinya memohon foto bersama di KTT G7 Prancis.
  • Meloni menegaskan popularitasnya diukur dari kemampuan membela kepentingan nasional Italia, bukan dari hubungannya dengan Trump.
  • Dampak dari ketegangan ini membuat Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani membatalkan kunjungan dinas dan forum bisnis di Miami, AS.
  • Jajaran menteri kabinet hingga Presiden Italia Sergio Mattarella solid memberikan dukungan penuh kepada Meloni atas serangan verbal Trump.

Sorotan MotoGP – Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk tidak mencampuri urusan domestik negaranya. Meloni menekankan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap dirinya sama sekali bukan urusan Presiden Amerika Serikat tersebut.

Ketegangan ini bermula saat Trump melontarkan pernyataan lewat media sosial. Trump mengklaim Meloni berulang kali memohon untuk berfoto bersama di sela-sela KTT G7 di Prancis. Trump mengaku bersedia berfoto hanya karena merasa kasihan. Melansir laporan Detik News, Trump juga menuduh popularitas Meloni di Italia merosot akibat menolak kebijakan AS terkait pencegahan senjata nuklir Iran.

Meloni langsung membantah narasi tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (20/6/2026). Ia menyatakan serangan yang dilayangkan Trump sangat tidak berdasar dan tidak memiliki provokasi kuat. Meloni menegaskan posisinya sebagai pemimpin negara yang independen. Tingkat popularitasnya di dalam negeri murni berdasarkan kerja nyata dalam menjaga kedaulatan Italia, termasuk yang berkaitan dengan keberadaan pangkalan militer Amerika di negaranya.

Perseteruan dua pemimpin negara ini berdampak langsung pada agenda diplomasi kedua belah pihak. Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengambil langkah tegas dengan membatalkan rencana keberangkatannya ke Amerika Serikat pada Minggu (21/6/2026).

Tajani sedianya dijadwalkan menghadiri forum bisnis Italia-AS di Miami serta menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Langkah boikot ini diambil lantaran Tajani menilai pernyataan Trump merupakan penghinaan serius terhadap institusi Perdana Menteri dan seluruh rakyat Italia.

Klaim sepihak dari Trump memicu gelombang pembelaan masif dari jajaran internal pemerintahan Italia. Dukungan resmi mengalir langsung dari Presiden Italia Sergio Mattarella. Menteri Transportasi Matteo Salvini menyerukan bahwa serangan verbal terhadap Meloni merupakan penghinaan terhadap seluruh elemen bangsa.

Penolakan terhadap klaim Trump dipertegas oleh Menteri Pertahanan Guido Crosetto yang menyatakan Meloni tidak akan pernah mengemis foto kepada siapa pun dalam situasi apa pun. Narasi Trump juga dianggap merusak hubungan historis kedua negara. Menteri Kehakiman Carlo Nordio mengingatkan Trump mengenai pengorbanan besar tentara Amerika pada masa Perang Dunia II demi membebaskan Italia dari belenggu Nazi-Fasis. Menurut Nordio, ikatan persaudaraan sejarah yang sakral tersebut tidak sepatutnya dirusak oleh ego politik jangka pendek.

Rekomendasi Untuk Anda

Follow WhatsApp Channel Sorotan Dunia untuk Notifikasi Berita Terbaru Setiap Hari
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *