Dorong Marshal di Sirkuit, Marco Bezzecchi Minta Maaf Terbuka untuk Aprilia dan Fans

Marco BezzecChi MotoGP
Marco BezzecChi Foto: Instagram marcobez72
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar
  • Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, merilis permintaan maaf terbuka melalui akun Instagram pribadinya setelah melakukan tindakan tidak terpuji kepada marshal di pinggir lintasan.
  • Bezzecchi terancam kehilangan poin penting dalam persaingan juara dunia MotoGP akibat potensi sanksi disiplin, menyusul posisinya yang saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 15 poin dari Jorge Martin.
  • Kasus gesekan dengan petugas sirkuit ini memicu ingatan publik pada hukuman skorsing dua balapan yang pernah diterima pembalap Moto3, Deniz Oncu, pada musim 2021.

Sorotan MotoGP – Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, resmi merilis pernyataan terbuka melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu pagi. Langkah ini diambil setelah dirinya tertangkap kamera melakukan tindakan tidak pantas terhadap marshal yang sedang bertugas di pinggir lintasan sirkuit.

Rider asal Italia itu secara terbuka mengakui kesalahan fatalnya melansir data laporan motogpnews dan menegaskan tidak ada alasan yang bisa membenarkan tindakan tersebut. Dia menyampaikan permohonan maaf langsung kepada seluruh komunitas MotoGP, tim Aprilia Racing, para penggemar, serta petugas marshal yang dirugikan. Bezzecchi menyatakan dirinya sangat memahami besarnya usaha dan pengorbanan yang dilakukan para marshal demi menjaga keselamatan para pembalap di sirkuit.

Situasi panas ini menempatkan posisi Bezzecchi di ujung tanduk. Penyelidikan atas insiden tersebut membuat posisinya terancam sanksi berat yang bisa mengubah arah perebutan takhta juara dunia musim ini. Padahal, dia dijadwalkan memulai balapan hari Minggu dari posisi start keempat. Jika dijatuhi hukuman diskualifikasi atau larangan tampil, ini menjadi akhir pekan kedua berturut-turut dirinya gagal membawa pulang poin, menyusul insiden tabrakan oleh rekan setimnya sendiri, Jorge Martin, di Balaton Park.

Padahal, Bezzecchi saat ini tengah memuncaki klasemen sementara MotoGP dengan keunggulan 15 poin atas Jorge Martin. Rival terdekatnya itu juga sedang menghadapi penalti double long lap pada balapan hari Minggu akibat manuver berbahaya di seri Hungaria. Namun, ancaman terbesar kini beralih pada juara bertahan Marc Marquez yang mengintai dari posisi start kelima dan berpeluang memangkas jarak menjadi 65 poin. Selain Marquez, pemenang sesi sprint Francesco Bagnaia membayangi di peringkat berikutnya dengan selisih 69 poin dari Bezzecchi.

Hukuman larangan balapan akibat tindakan indisipliner atau membahayakan bukan hal baru di kejuaraan dunia. Kasus terakhir yang mengguncang paddock menimpa pembalap Moto3, Deniz Oncu, pada musim 2021. Kala itu, Oncu dipaksa absen dalam dua balapan beruntun setelah gaya balapnya yang tidak bertanggung jawab di GP Amerika memicu kecelakaan beruntun parah yang melibatkan banyak pembalap. Sanksi serupa kini membayangi karier Bezzecchi jika mengacu pada ketegasan regulasi keselamatan MotoGP.

Rekomendasi Untuk Anda

Follow WhatsApp Channel Sorotan Dunia untuk Notifikasi Berita Terbaru Setiap Hari
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *