Presiden Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan Bali dan Santap Makan Bergizi Gratis Bersama Siswa
Baca Artikel Singkat 10 detik • Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu (7/6/2026). • Usai memberikan arahan, Presiden menyantap...
Nasional Sumber: Detik
Sorotandunia.com, Tabanan – Presiden Prabowo Subianto menyantap makan siang bersama para siswa dan orang tua murid di sela kunjungan kerjanya ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali. Berdasarkan laporan detikcom pada Minggu (7/6/2026), agenda makan bersama ini dilangsungkan tepat setelah Kepala Negara selesai memberikan arahan di hadapan wali calon siswa pada pukul 12.36 Wita.
Prabowo berjalan menuju area makan yang terletak di bagian belakang kompleks sekolah dengan didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Kepala SRMP 17 I Putu Jaya Negara. Acara makan siang dimulai setelah salah satu siswa memimpin pembacaan doa. Presiden mengambil posisi duduk di tengah-tengah kerumunan siswa dan orang tua pada satu meja panjang yang sama.
Menu paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dihidangkan dalam kesempatan tersebut meliputi nasi putih, ayam goreng, tempe bumbu, dan telur. Dialog santai sempat terjadi antara Presiden dengan para siswa serta orang tua di tengah aktivitas makan siang tersebut.
Saat menyampaikan arahan sebelum sesi makan siang, Prabowo menyatakan rasa gembiranya atas perkembangan positif dari proyek Sekolah Rakyat. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi indikator utama keberhasilan program ini.
Kebutuhan riil masyarakat terhadap keberadaan instansi pendidikan tersebut dinilai masih sangat besar sehingga menuntut upaya pengembangan yang terus berkelanjutan.
Data internal institusi mencatat pertumbuhan jumlah peserta didik yang sangat signifikan. Pada tahun 2025, SRMP 17 tercatat hanya menampung 74 siswa yang berasal dari wilayah Tabanan, Denpasar, Badung, dan Buleleng. Seluruh siswa tersebut didistribusikan ke dalam 3 rombongan belajar dengan fasilitas penunjang berupa 11 guru pendidik dan 17 tenaga kependidikan.
Memasuki tahun ini, daya jangkau operasional sekolah melonjak drastis hingga menyasar lebih dari 400 murid baru. Proses rekrutmen dan penjangkauan siswa baru tersebut dilaporkan masih terus berjalan sampai dengan dimulainya tahun ajaran baru mendatang.












