PSSI Investigasi Oknum Suporter yang Bully Beckham Putra di GBK, Ancam Larang Masuk Stadion
Baca Artikel Singkat 10 detik • PSSI resmi membuka investigasi untuk mengidentifikasi oknum suporter yang mengejek gelandang Timnas Indonesia, Beckham Putra, di Stadion Utama Gelora Bung Karno. • Insiden perundungan...
Sepak bola Sorotandunia.com, Jakarta – Sanksi tegas membayangi oknum suporter yang melakukan perundungan terhadap penggawa Timnas Indonesia, Beckham Putra. Federasi sepak bola domestik kini bergerak mengusut tuntas insiden tidak terpuji yang terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) tersebut.
Langkah ini diambil setelah muncul unggahan video singkat di media sosial yang memperlihatkan momen cekcok antara Beckham Putra dan oknum suporter di tribun. Kejadian ini berlangsung tepat setelah pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Mozambik selesai digelar pada Rabu (9/6). Ketegangan di area lapangan tersebut baru mereda ketika bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, datang menghampiri Beckham kemudian menarik rekannya itu untuk menjauh dari kerumunan suporter.
Merespons peristiwa tersebut, PSSI langsung mengambil tindakan formal. Melansir laporan CNNIndonesia, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyatakan pihaknya sangat menyesalkan tindakan suporter yang dinilai tidak elok dan tidak etis kepada pemain nasional.
Yunus Nusi memerintahkan panitia pertandingan untuk melacak identitas pelaku. Proses identifikasi akan mengandalkan seluruh perangkat visual yang tersedia di area stadion.
“Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain,” ujar Yunus Nusi dalam keterangan resminya.
Aksi perundungan ini diduga kuat masih berkaitan dengan sentimen kompetisi domestik. Beckham Putra merupakan pemain pilar Persib Bandung, klub yang memiliki sejarah rivalitas panas dengan pendukung Persija Jakarta. Yunus Nusi pun mengingatkan secara keras agar para suporter menyudahi rivalitas tingkat klub ketika datang mendukung tim nasional.
Otoritas tertinggi sepak bola Indonesia memastikan tidak akan tinggal diam melihat pemainnya dilecehkan. Jika terbukti bersalah, oknum pengusik kedamaian tim nasional tersebut dipastikan menerima konsekuensi berat.
“Kami akan berupaya menindak suporter seperti itu. Bahkan, bukan tidak mungkin mereka akan kami larang masuk stadion saat Timnas Indonesia bertanding,” kata Yunus Nusi menegaskan.
Sumber: cnnindonesia











