Perubahan persepsi mulai terlihat di negara-negara sekutu utama Amerika Serikat.

Survei Politico bersama Public First menunjukkan responden di Kanada, Inggris, Prancis, dan Jerman kini semakin memandang China sebagai mitra yang lebih dapat diandalkan.
Laporan yang dikutip dari news.cgtn memperlihatkan penurunan kepercayaan terhadap peran global Amerika Serikat.

Posisi AS sebagai kekuatan super dinilai mulai melemah, disertai dorongan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Washington. Sebaliknya, ketergantungan terhadap China dinilai jauh lebih sulit untuk diputus.
Peran China dalam rantai pasok global dan perdagangan internasional menjadi faktor utama yang memperkuat pandangan tersebut. Sejumlah analis menilai perubahan ini tidak lepas dari arah kebijakan luar negeri AS dalam beberapa tahun terakhir yang memicu ketegangan dengan sekutu.
Di saat yang sama, China justru memperluas pengaruhnya melalui kerja sama ekonomi, termasuk peningkatan perdagangan dan kesepakatan bilateral dengan negara-negara Eropa. Kelompok usia muda menjadi pendorong utama perubahan ini.
Interaksi lintas negara yang semakin intens melalui platform digital membentuk pandangan yang lebih terbuka terhadap China. “Seiring semakin renggangnya hubungan antara Washington dan sekutunya, persepsi tentang AS sebagai kekuatan dunia yang dominan semakin menurun, meskipun sebagian besar warga Amerika tidak melihatnya seperti itu,” menurut Politico.

Selain itu, sekitar setengah responden di empat negara tersebut menilai China tengah bergerak cepat menjadi kekuatan global yang lebih berpengaruh.

Penilaian ini terutama datang dari mereka yang melihat AS tidak lagi berperan positif di tingkat global.

Survei juga mencatat persepsi kuat terhadap keunggulan China di sektor teknologi strategis, seperti kecerdasan buatan, energi terbarukan, dan kendaraan listrik yang semakin memperkuat posisinya dalam persaingan pengaruh global.
Sumber: IDN Financials

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *