Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menjadi sorotan setelah secara terbuka meminta negara-negara lain ikut membantu menghadapi Iran, di tengah eskalasi yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Menurutnya, eskalasi yang terus berlangsung membuka kemungkinan konflik berkembang ke arah yang lebih luas, terutama jika tidak ada respons bersama dari komunitas internasional.
Ia juga menegaskan bahwa kemampuan militer Iran saat ini telah mengalami peningkatan signifikan, dengan jangkauan serangan yang dinilai berpotensi meluas hingga ke kawasan Eropa.
Dalam konteks tersebut, Netanyahu mendorong para pemimpin dunia untuk tidak tinggal diam, mengingat Israel dinilai tidak bisa menghadapi tekanan yang terus meningkat sendirian jika situasi terus memburuk.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga sempat mengeluarkan seruan serupa, khususnya setelah ketegangan di kawasan Selat Hormuz meningkat. Namun, sejumlah negara Eropa dilaporkan memilih untuk tidak terlibat langsung dalam konflik tersebut.





