Jangan Sampai Bobol, Ini 5 Cara Mengamankan Akun Google dari Pembajakan
Baca Artikel Singkat 10 detik • Akun Google merupakan gerbang utama data personal karena terintegrasi langsung dengan Gmail, YouTube, Google Drive, hingga data perbankan di ponsel. • Fitur Verifikasi Dua...
Digital Sorotandunia.com – Akun Google atau Gmail merupakan target utama kejahatan siber karena mengintegrasikan seluruh data krusial pengguna, mulai dari dokumen kerja, kontak, layanan perbankan, hingga akun media sosial. Mengamankan akun Google bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kewajiban mendesak untuk menghindari kerugian materiil dan kebocoran data personal.
Google telah menyediakan fitur keamanan berlapis yang dapat diaktifkan secara mandiri oleh pengguna. Berikut adalah langkah teknis yang wajib diterapkan untuk memastikan akun Google Anda aman dari pembajakan:
1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (2-Step Verification)
Fitur ini menghentikan upaya peretasan meskipun pelaku telah mengetahui kata sandi Anda. Saat fitur ini aktif, setiap upaya masuk dari perangkat baru wajib melewati proses konfirmasi sekunder.
Cara mengaktifkannya:
-
Masuk ke halaman Aun Google Anda (myaccount.google.com).
-
Pilih tab Keamanan (Security) di kolom sebelah kiri atau atas.
-
Di bawah bagian “Cara Anda masuk ke Google”, klik Verifikasi Dua Langkah.
-
Klik Mulai dan ikuti petunjuk untuk menautkan nomor ponsel atau perintah Google (Google Prompts) pada ponsel pintar Anda.
2. Gunakan Fitur Passkeys (Kunci Sandi)
Passkeys adalah teknologi keamanan terbaru yang menggantikan kata sandi konvensional dengan metode biometrik ponsel (sidik jari, pemindaian wajah, atau PIN kunci layar). Metode ini sangat aman karena kebal terhadap upaya phishing (halaman masuk palsu).
Cara mengaktifkannya:
-
Buka menu Keamanan di Akun Google Anda.
-
Ketuk pilihan Kunci Sandi (Passkeys).
-
Klik Buat Kunci Sandi dan ikuti proses verifikasi menggunakan kunci biometrik perangkat yang Anda pegang saat ini.
3. Bersihkan Perangkat Asing Melalui Menu Your Devices
Sering kali pengguna lupa melakukan logout setelah mengakses Gmail di komputer umum atau perangkat milik orang lain. Pelaku kejahatan dapat memanfaatkan sesi aktif tersebut untuk menguasai akun.
Cara mendeteksi dan menghapusnya:
-
Pada menu Keamanan, gulir ke bawah hingga menemukan bagian Perangkat Anda (Your Devices).
-
Klik Kelola Semua Perangkat.
-
Periksa daftar ponsel atau laptop yang tertera. Jika menemukan perangkat yang tidak Anda kenali atau sudah tidak digunakan, ketuk perangkat tersebut lalu pilih Keluar (Sign Out).
4. Lakukan Pemeriksaan Keamanan (Security Checkup) secara Rutin
Google menyediakan sistem pemindai otomatis untuk mendeteksi celah keamanan di dalam akun Anda, termasuk aplikasi pihak ketiga yang memiliki akses berbahaya ke Gmail.
Cara menggunakannya:
-
Buka menu Keamanan, lalu ketuk opsi Pemeriksaan Keamanan (Security Checkup) di bagian paling atas.
-
Tinjau rekomendasi yang diberikan oleh sistem Google.
-
Segera cabut akses (Remove Access) untuk aplikasi atau situs web pihak ketiga yang sudah tidak Anda gunakan atau terlihat mencurigakan.
5. Perbarui Informasi Pemulihan Akun
Email pemulihan dan nomor telepon cadangan adalah satu-satunya alat valid untuk merebut kembali akun Anda jika terjadi indikasi pembajakan. Pastikan kedua data ini selalu diperbarui dan dalam kondisi aktif.
Cara memperbaruinya:
-
Masuk ke menu Keamanan, lalu cari bagian Nomor Telepon Pemulihan dan Email Pemulihan.
-
Pastikan data yang tertera adalah milik Anda sendiri. Jangan pernah memasukkan email atau nomor ponsel orang lain pada kolom ini.














