Timnas Indonesia Bungkam Oman 3-0, Emil Audero Tepis Penalti di GBK
Baca Artikel Singkat 10 detik • Skuad Garuda membalas kekalahan lima tahun lalu dari Oman dengan skor telak 3-0 lewat gol Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. • Kiper...
Sepak bola Sumber: Kompas
Sorotandunia.com, Jakarta – Timnas Indonesia menuntaskan dendam masa lalu terhadap Oman lewat kemenangan telak 3-0 pada laga uji coba internasional bertajuk Garuda Championship 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Hasil positif dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026 ini memutus catatan buruk tahun 2021, saat Indonesia takluk 1-3 dari tim berjuluk Al Ahmar tersebut.
Melansir laporan kompas, pasukan John Herdman sebenarnya sempat ditekan oleh Oman sejak menit awal babak pertama.
Namun, lini pertahanan skuad Garuda tampil solid membendung serangan sayap lawan hingga perlahan mampu mengambil alih kendali permainan.
Peluang emas pertama tercipta di menit ketujuh lewat kerja sama operan satu-dua yang diakhiri umpan lambung Rizky Ridho, meski sundulan Nathan Tjoe-A-On masih bisa dihalau pemain Oman di garis gawang.
Kebuntuan pecah pada menit ke-13 setelah Ole Romeny dilanggar di sisi kiri wilayah pertahanan Oman. Nathan yang mengeksekusi tendangan bebas melepaskan umpan akurat yang langsung disambar oleh tandukan Justin Hubner.
Bola gagal diantisipasi kiper Oman, Ahmed Faraj, membuat Indonesia memimpin 1-0.
Skuad Garuda terus menekan dan berhasil menggandakan keunggulan di menit ke-28 memanfaatkan kesalahan koordinasi lawan.
Ole Romeny berhasil merebut bola dari blunder operan pemain Oman, menusuk ke area penalti, lalu melepaskan tembakan mendatar yang mengubah papan skor menjadi 2-0.
Gol ini menegaskan ketajaman penyerang Oxford United tersebut di Senayan, di mana empat dari lima gol internasionalnya lahir di SUGBK.
Oman memiliki kesempatan emas untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-38 ketika wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran Justin Hubner kepada Amjad Abdullah.
Penjaga gawang Emil Audero tampil sebagai pahlawan dengan menepis eksekusi penalti Hatem Sultan, sebelum bola muntah disapu bersih oleh Elkan Baggott untuk menjaga keunggulan dua gol hingga turun minum.
Intensitas pertandingan tetap tinggi di babak kedua. Oman yang kini dilatih Tarek Sektioui sempat mengancam melalui sepakan Zahir Sulaiman yang melambung, sementara Indonesia membalas lewat tendangan terukur pemain pengganti Dony Tri Pamungkas yang mampu ditepis kiper pengganti Oman, Ibrahim Yousuf.
Gol ketiga Indonesia akhirnya tercipta pada menit ke-56. Dony Tri mengawali serangan dengan mengoper bola ke Ivar Jenner, yang kemudian melepaskan umpan tarik ke kotak penalti.
Ragnar Oratmangoen menyambut bola dengan sepakan yang sempat diblok Ibrahim Yousuf, namun Ragnar dengan cepat menyambar bola muntah menjadi gol.
Ini merupakan gol pertama Ragnar untuk tim nasional sejak membobol gawang Bahrain pada Oktober 2024.
Mendekati akhir laga, John Herdman memberikan kejutan dengan memasukkan Mathew Baker pada menit ke-80 untuk menggantikan Rizky Ridho.
Masuknya bek bertinggi badan ideal ini langsung mencatatkan sejarah baru. Dalam usia 17 tahun 23 hari, Baker resmi menjadi debutan termuda sepanjang sejarah Timnas Indonesia, memecahkan rekor sebelumnya milik Arkhan Kaka yang mencicipi debut pada usia 17 tahun 3 bulan 7 hari. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Susunan Pemain
Indonesia: Emil Audero; Elkan Baggott, Justin Hubner (Dony Tri Pamungkas 46′), Rizky Ridho (Mathew Baker 80′), Kevin Diks, Nathan Tjoe-A-On (Yakob Sayuri 64′), Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Beckham Putra (Calvin Verdonk 52′), Ole Romeny (Mauro Zijlstra 80′), Ragnar Oratmangoen (Saddil Ramdani 80′).
Pelatih: John Herdman.
Oman: Ahmed Faraj (Ibrahim Yousuf 46′); Ahmed Mohammed (Musaab Hamed), Amjad Abdullah, Musab Mahfoodh, Yousuf Nashr, Abdullah Fawaz, Harib Jamil (Mohammed Mubarak), Hatem Sultan (Ahad Alhabsi 46′), Muhsen Saleh, Nasser Sultan (Jameel Saleem), Zahir Sulaiman (Hussain Said).
Pelatih: Tarek Sektioui.











