Intisari Laporan
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap mencopot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama jika atas perintah langsung Presiden Prabowo Subianto.
  • Desakan pencopotan muncul akibat keluhan pelaku usaha terkait maraknya pungli, korupsi, dan birokrasi lambat di lingkungan Bea Cukai.

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengganti Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama jika terbukti tidak mampu membenahi internal lembaganya. Menanggapi ketegasan tersebut, Purbaya menyatakan kesiapannya untuk mengeksekusi pencopotan jabatan sang dirjen begitu instruksi resmi diterbitkan.

Keputusan perombakan birokrasi ini bergantung penuh pada titah kepala negara. Purbaya menegaskan mekanisme pemecatan tidak bisa berjalan sepihak tanpa adanya perintah langsung dari Presiden. Validasi terhadap kinerja jajaran Bea Cukai kini menjadi prioritas menteri keuangan sebelum mengambil langkah operasional lanjutan.

Instruksi keras Prabowo mencuat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, menyusul keluhan masif dari para pelaku usaha mengenai maraknya pungutan liar. Sektor bisnis mengeluhkan birokrasi yang lambat dan penuh hambatan akibat praktik korupsi serta penyalahgunaan wewenang. Presiden menegaskan pemerintah tidak boleh bekerja lamban dan harus segera menindak seluruh pelanggaran yang menghambat perputaran ekonomi nasional.

Djaka Budhi Utama, yang merupakan mantan anggota Tim Mawar Kopassus, baru menduduki posisi pucuk pimpinan Direktorat Jenderal Bea Cukai sejak dilantik pada Mei 2025. Peringatan tegas dari mimbar parlemen ini mendapat respons positif berupa tepuk tangan riuh dari para anggota DPR yang hadir dalam rapat paripurna. Prabowo meminta seluruh menteri dan kepala badan membersihkan institusi mereka tanpa ragu demi memenuhi tuntutan publik akan pemerintahan yang bersih.


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *