sorotandunia.com — BANDUNG — Sebanyak 90.000 kendaraan bergerak masuk ke wilayah Kota Bandung menjelang momen libur panjang Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) dan Hari Lahir Pancasila awal Juni 2026. Lonjakan volume kendaraan ini memicu kepadatan lalu lintas di berbagai titik krusial akses masuk kota.
Data Satlantas Polrestabes Bandung mencatat pergerakan ini didominasi oleh kendaraan roda dua dan roda empat. Arus masuk kendaraan berbanding terbalik dengan volume kendaraan yang meninggalkan Kota Bandung, yang terpantau berada di angka 60.000 unit.
Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arif menjelaskan pergerakan wisatawan dari luar daerah bertumpu pada jalur tol. Imbasnya, penumpukan arus kendaraan langsung terjadi di area keluar dan masuk gerbang tol utama.
Kepolisian mengidentifikasi empat pintu tol yang menjadi titik utama antisipasi kemacetan, yakni Gerbang Tol (GT) Pasteur, Buahbatu, Moh Toha, dan Summarecon. Titik-titik ini menjadi pintu masuk utama pelancong yang ingin menghabiskan masa libur dari Jumat (29/5/2026) hingga Senin (1/6/2026).
Penebalan personel di lapangan juga diarahkan ke luar area tol. Polrestabes Bandung memetakan potensi hambatan lalu lintas berada di sekitar mal-mal besar dan jalur penghubung destinasi wisata, termasuk kawasan Dago serta persimpangan lampu merah Ledeng.
Lonjakan arus lalu lintas ini diprediksi terus bertahan dan mencapai puncaknya hingga Minggu, 31 Mei 2026. Menghadapi situasi ini, AKBP Hudi Arif meminta pengguna jalan merencanakan waktu perjalanan dengan cermat, mematuhi seluruh rambu lalu lintas, dan tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara di area Bandung.





