Presiden Prabowo Dorong Jerman Dukung Finalisasi Perjanjian Ekonomi IEU-CEPA

Prabowo Subianto Nasional
Presiden Prabowo Subianto terima kunjungan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier. | Foto fraksigerindra
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar
Baca 10 detik
Baca 10 Detik
  • Presiden Prabowo Subianto secara langsung meminta dukungan Presiden Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier untuk mempercepat penyelesaian kesepakatan IEU-CEPA.
  • Jerman diharapkan mengambil peran aktif dalam menyelesaikan proses birokrasi dan perjanjian internal di tingkat Uni Eropa agar manfaat ekonomi segera terealisasi.
  • Akselerasi hubungan bilateral ini didukung oleh implementasi program Competitiveness Industrial Modernization and Trade Acceleration Program (CITA).
  • Kerja sama strategis tersebut dirancang untuk merombak daya saing industri manufaktur domestik dan memperluas akses pasar di tengah ketidakpastian global.

Akselerasi IEU-CEPA di Tengah Tantangan Global

Sorotandunia.com – Presiden Prabowo Subianto mendesak Pemerintah Federal Jerman untuk mengawal ketat penyelesaian hambatan birokrasi di internal Uni Eropa terkait Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA). Permintaan strategis ini disampaikan langsung kepada Presiden Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier saat menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin. Pemerintah Indonesia menilai perluasan kerja sama ekonomi dengan kekuatan utama Eropa menjadi agenda krusial yang tidak bisa ditunda, terutama ketika peta perekonomian global menghadapi dinamika dan tantangan yang semakin rumit.

Melansir laporan antaranews, posisi tawar perdagangan Indonesia dan negara-negara Eropa akan bergantung pada kecepatan penyelesaian draf perjanjian tersebut. Prabowo menegaskan bahwa IEU-CEPA memiliki posisi sentral dalam membuka sumbat investasi dan memperbesar volume perdagangan bilateral. “Kami juga berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian internal di Eropa, sehingga dapat segera memberi manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara,” ujar Presiden Prabowo di Istana Merdeka.

Target Kesimpulan Substantif Perdagangan Bilateral

Hambatan dalam rantai pasok global memicu Jakarta dan Berlin untuk segera merumuskan formula peningkatan volume perdagangan yang saling menguntungkan. Cetak biru kerja sama ini diproyeksikan menjadi katalisator bagi masuknya modal berkualitas tinggi dari Eropa ke sektor-sektor strategis nasional. Optimalisasi hubungan dagang ini menjadi prioritas utama kabinet saat ini demi memastikan korporasi serta pelaku usaha dalam negeri mendapatkan kepastian hukum jangka panjang di pasar Eropa.

“Kami berharap perjanjian Indonesia-EU-CEPA bisa mencapai kesimpulan substantif,” ucap Presiden Prabowo, menekankan pentingnya kualitas kesepakatan yang dihasilkan agar tidak sekadar menjadi dokumen formal di atas kertas.

Modernisasi Manufaktur Lewat Program CITA

Peta jalan penguatan ekonomi ini tidak hanya bertumpu pada negosiasi tarif IEU-CEPA. Pemerintah Indonesia menyandarkan strategi peningkatan daya saing sektor riil melalui implementasi Competitiveness Industrial Modernization and Trade Acceleration Program (CITA). Sinergi program ini berjalan linier dengan upaya modernisasi struktural pada sektor manufaktur nasional yang selama ini membutuhkan suntikan teknologi dan standardisasi kelas dunia.

Penerapan program CITA difokuskan pada percepatan pengembangan kapasitas perdagangan serta penciptaan iklim investasi yang lebih ramah bagi korporasi Jerman. Melalui instrumen ini, industri manufaktur Indonesia ditargetkan mampu memproduksi komoditas bernilai tambah tinggi yang memenuhi kualifikasi ketat pasar Uni Eropa. Pemerintah optimistis penguatan kemitraan dengan negara-negara Eropa, termasuk Jerman, akan membuka peluang pasar yang lebih luas, mendorong investasi berkualitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Artikel Lainnya

Follow WhatsApp Channel Sorotan Dunia untuk Notifikasi Berita Terbaru Setiap Hari
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *