Kapal Perusak Rudal Tangshan China Sandar di Seychelles, Perkuat Hubungan Diplomatik

kapal perusak rudal Tangshan Dirgantara
Kapal perusak rudal berpemandu Tangshan (Lambung 122) yang tergabung dalam gugus tugas pengawal angkatan laut Tiongkok ke-48 berlayar di laut selama latihan anti-pembajakan. Foto: eng.chinamil.com.cn/via globaltmes
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar
  • Kapal perusak rudal Tangshan milik Angkatan Laut Tiongkok resmi berlabuh di Pelabuhan Victoria, Seychelles, pada 26 Juni waktu setempat.
  • Kedatangan kapal perang bernomor lambung 122 ini bertepatan dengan momentum perayaan 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
  • Warga lokal mendapat kesempatan langka naik ke atas kapal untuk memantau kecanggihan teknologi serta memahami misi pengawalan maritim di Teluk Aden.
  • Personel militer Tiongkok dijadwalkan ikut memeriahkan parade hari ulang tahun kemerdekaan Seychelles yang ke-50 melalui serangkaian agenda strategis.

Sorotan Dirgantara – Otoritas pertahanan Beijing memperluas jangkauan diplomasinya di Samudra Hindia. Berdasarkan data yang dikutip dari Global Times, kapal perusak rudal Tangshan dengan nomor lambung 122 milik Angkatan Laut Tiongkok telah merapat di Pelabuhan Victoria, Seychelles. Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok (MND) mengonfirmasi bahwa kapal perang berpemandu rudal yang tergabung dalam gugus tugas pengawal angkatan laut PLA ke-48 tersebut bakal berada di sana selama lima hari ke depan.

Sesaat setelah kapal menyentuh dermaga, militer Tiongkok langsung membuka akses bagi publik setempat. Dipandu oleh tim khusus, rombongan warga lokal dipersilakan naik ke atas geladak untuk melihat langsung spesifikasi teknis persenjataan.

Tur interaktif ini dirancang agar masyarakat setempat memahami operasional serta misi pengawalan maritim yang diemban gugus tugas ke-48 saat menjaga keamanan jalur perdagangan internasional di Teluk Aden.

Perayaan Hubungan Diplomatik Tiongkok Seychelles dan Misi Maritim

Kehadiran alutsista modern di pelabuhan utama Seychelles ini memicu respons positif dari komunitas domestik. Momentum kedatangan kapal militer Tiongkok bertepatan dengan perayaan emas kerja sama bilateral kedua wilayah.

“Pada kesempatan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Seychelles, kedatangan kapal militer Tiongkok menunjukkan persahabatan yang mendalam antara kedua negara kita. Kami menyambut hangat Angkatan Laut Tiongkok,” tulis pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok yang merangkum testimoni warga setempat di media sosial.

Prosesi sambutan hangat dari warga sipil tersebut mempertegas kedekatan historis yang telah terjalin lama di luar kerja sama sektor keamanan murni.

Agenda Strategis dan Parade Kemerdekaan Seychelles

Militer kedua negara sudah menyusun agenda padat sepanjang lima hari masa berlabuh. Awak kapal perusak rudal Tangshan dijadwalkan menggelar forum pertukaran profesional dengan militer setempat, disusul acara resepsi resmi di atas dek kapal.

Langkah taktis yang paling menyedot perhatian adalah keterlibatan langsung unit pilihan dari gugus tugas PLA dalam parade nasional perayaan hari ulang tahun ke-50 kemerdekaan Seychelles.

Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok menyatakan keterlibatan aktif ini krusial untuk mempertebal rasa saling percaya secara strategis. Kunjungan diplomasi pertahanan ini diarahkan guna memperkokoh fondasi kemitraan tradisional, sekaligus menyokong pembangunan komunitas Tiongkok-Afrika yang tangguh dalam menghadapi dinamika geopolitik era baru.

Rekomendasi Untuk Anda

Follow WhatsApp Channel Sorotan Dunia untuk Notifikasi Berita Terbaru Setiap Hari
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *