Bersiap Produksi Massal 2028, Samsung Berpeluang Pasok Komponen Kunci Chip AI Google
Baca 10 detik Baca 10 Detik Google sedang dalam pembicaraan serius untuk menyerahkan produksi komponen kunci chip AI generasi ke-10 berkode “Icefish” kepada Samsung Electronics. Kerja sama ini dipicu oleh...
Inovasi - Google sedang dalam pembicaraan serius untuk menyerahkan produksi komponen kunci chip AI generasi ke-10 berkode “Icefish” kepada Samsung Electronics.
- Kerja sama ini dipicu oleh keterbatasan kapasitas TSMC yang kehabisan ruang untuk memenuhi lonjakan permintaan chip kecerdasan buatan global.
- Samsung diproyeksikan memproduksi chip input-output (I/O) dengan teknologi 2 nanometer (nm), sementara TSMC tetap menggarap mesin komputasi inti menggunakan proses 1,4nm.
Krisis Kapasitas TSMC Buka Peluang Baru
Sorotandunia.com – Rantai pasok industri kecerdasan buatan terpaksa memperluas jaringan produksinya. Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) kini menghadapi situasi kelebihan beban kerja hingga lini produksi tercanggihnya terpesan penuh. CEO TSMC CC Wei mengonfirmasi kepada pemegang saham bahwa pasokan chip global tidak akan mampu mengimbangi ledakan permintaan AI selama beberapa tahun ke depan.
Kondisi tersebut mendorong raksasa teknologi Google untuk mendekati raksasa memori Korea Selatan, Samsung Electronics. Melansir laporan The Korea Herald, Google berencana membagi proyek pembuatan unit pemrosesan tensor (TPU) generasi ke-10 miliknya untuk mengamankan pasokan komponen pusat data cloud mereka.
Pembagian Tugas Garap Projek ‘Icefish’
Proyek chip internal Google yang diberi nama kode “Icefish” ini ditargetkan masuk tahap produksi massal paling cepat pada tahun 2028. Rencana kerja yang masih dalam tahap desain ini melibatkan pembagian teknologi mutakhir secara spesifik. TSMC dijadwalkan memproduksi mesin komputasi inti yang membutuhkan teknologi paling menuntut menggunakan proses 1,4nm.
Samsung mendapatkan porsi untuk menggarap chip input-output (I/O) menggunakan proses 2 nanometer. Komponen ini memiliki peran vital sebagai penghubung prosesor ke memori bandwidth tinggi agar aliran data stabil dan inti prosesor tetap aktif. Keunggulan Samsung sebagai produsen memori terbesar di dunia menjadi alasan logis di balik penjajakan kerja sama strategis ini. Saat dimintai konfirmasi oleh pihak The Korea Herald, pejabat Samsung menyatakan belum bisa memberikan pernyataan resmi, senada dengan sikap Google yang menolak berkomentar.
Strategi Google Amankan Rantai Pasok
Langkah Google tidak berhenti pada penjajakan bersama Samsung. Demi mengamankan infrastruktur masa depannya, Google secara terpisah telah memesan lebih dari 3 juta TPU dari Intel untuk pengiriman tahun 2028. Raksasa mesin pencari ini juga menggandeng MediaTek asal Taiwan dalam merancang arsitektur dasar komponen Icefish.
Ambisi Samsung Kejar Ketertinggalan Pasar Foundry
Peluang kerja sama dengan Google datang pada momentum krusial bagi bisnis pembuatan chip kontrak (foundry) Samsung. Sejak mendirikan unit bisnis ini pada 2017, Samsung terus berjuang memperkecil jarak dengan TSMC. Data dari Counterpoint Research menunjukkan dominasi TSMC melonjak menjadi 73 persen pada kuartal pertama tahun ini, sementara pangsa pasar Samsung turun tipis ke angka 7 persen.
Meskipun demikian, divisi foundry Samsung diperkirakan segera mencetak laba pada awal kuartal ketiga tahun ini. Keuntungan tersebut mengakhiri tren kerugian triliunan won yang terjadi sejak 2022, berkat peningkatan hasil produksi 2nm dan lonjakan pesanan baru. Rekam jejak Samsung di sektor AI juga terus bertambah setelah tahun lalu mengamankan kontrak jangka panjang senilai 22,8 triliun won (15 miliar dolar AS) untuk memproduksi chip AI generasi terbaru milik Tesla di Taylor, Texas. Perusahaan asal Korea ini juga dipercaya memproduksi unit pemrosesan bahasa baru milik Nvidia.
Sumber: The Korea Herald













