Letnan Lily-Mae Fisher, Komando Wanita Satu-Satunya AL Inggris Tewas Kecelakaan

lily mae fisher Peristiwa & Hukum
Lily-Mae Fisher (31), satu-satunya wanita Letnan Angkatan Laut Kerajaan Inggris atau Royal Navy, tewas dalam kecelakaan helikopter Merlin Mk4, Kamis (4/6/2026).(INSTAGRAM @lily_mae_fisher) via kompas
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar
Baca Artikel Singkat 10 detik
  • Letnan Lily-Mae Fisher (31), satu-satunya komando wanita aktif di Komando Angkatan Laut (AL) Inggris gugur dalam kecelakaan helikopter militer Mk4.
  • Insiden maut di wilayah Inggris barat daya tersebut menewaskan total tiga personel Royal Navy yang sedang menjalani penilaian akhir penerbangan.
  • Fisher merupakan figur pelopor militer perempuan Inggris yang memegang rekor kelulusan Kursus Komando Semua Angkatan (AACC) dengan fisik ekstrem.

Sumber: kompas

Sorotandunia.com, London – Kecelakaan helikopter militer jenis Mk4 menewaskan tiga personel Royal Navy di wilayah Inggris barat daya pada Kamis (4/6/2026). Salah satu korban gugur terkonfirmasi sebagai Letnan Lily-Mae Fisher (31). Fisher memegang posisi penting sebagai satu-satunya komando wanita yang masih aktif bertugas di jajaran Komando AL Inggris.

Para korban jatuh saat menjalani penilaian pelatihan penerbangan terakhir mereka. Berdasarkan data yang dikutip dari Kompas, perwira perempuan tersebut sebenarnya dijadwalkan menerima kualifikasi resmi sebagai pilot helikopter pada bulan Juni 2026 ini.

Kementerian Pertahanan Inggris menyampaikan duka mendalam sekaligus memberikan penghormatan tinggi kepada Fisher. Melansir laporan AFP, otoritas pertahanan setempat menyebut sosok perwira berusia 31 tahun itu sebagai pelopor nyata bagi kaum perempuan di dunia militer. Fisher dinilai sukses menjadi inspirasi besar bagi generasi muda perempuan untuk mendobrak batas dan mengejar impian tinggi mereka.

Rekam jejak Fisher di dunia militer diwarnai catatan sejarah besar pada tahun 2022. Ia berhasil menembus Kursus Komando Semua Angkatan (All Arms Commando Course) yang terkenal memiliki reputasi sangat berat. Ujian fisik brutal seperti berjalan kaki sejauh 50 kilometer harus dilewati demi merebut baret hijau pasukan komando.

Data pelengkap dari BBC menunjukkan tingkat kesulitan ekstrem dari kursus militer tersebut bagi kaum perempuan. Sejak tahun 2001, tercatat hanya ada 17 prajurit wanita yang berani mendaftar kursus komando. Dari jumlah tersebut, cuma tujuh orang yang mampu bertahan hingga lulus sampai akhir, termasuk Letnan Fisher.

Di luar aktivitas kedinasan tempurnya, perwira AL ini memanfaatkan media sosial untuk mengedukasi publik. Akun Instagram pribadinya memiliki pengikut lebih dari 45.000 followers. Melalui platform digital tersebut, Fisher aktif membagikan pengalaman nyata seputar tantangan berat prajurit perempuan di lapangan, termasuk tips praktis mengelola kedatangan masa menstruasi saat berada di tengah misi penugasan militer aktif.

🔗 BACA SELANJUTNYA
Presiden Prabowo Ingatkan Mitra MBG Tak Potong Ayam Terlalu Kecil: Itu Dosa!
Awal Mula Perkenalan Pebulutangkis An Se Young dengan Megawati Hangestri

Follow WhatsApp Channel Sorotan Dunia untuk Notifikasi Berita Terbaru Setiap Hari
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *