Xiaomi Resmi Rilis Redmi 17C di China, Bawa Spek RAM 4GB dan Layar 120Hz

Redmi 17C Gadget
Redmi 17C (Gizmochina)
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar
  • Pasar smartphone kelas entry-level kedatangan lini baru setelah Xiaomi resmi rilis Redmi 17C di pasar domestik China.
  • Ponsel ini melompati satu generasi penamaan langsung dari Redmi 15C, dengan membawa pemangkasan kapasitas RAM menjadi 4GB sebagai standar minimum baru.
  • Spesifikasi utama perangkat ini mengandalkan prosesor MediaTek Helio G81 Ultra, layar LCD 6,88 inci berkecepatan 120Hz, dan sistem operasi HyperOS 3.

Gebrakan Baru Lini Entry-Level Xiaomi di Pasar China

Sorotan Gadget – Pasar ponsel pintar kelas menengah ke bawah kembali bergerak. Pabrikan teknologi asal China, Xiaomi resmi rilis Redmi 17C untuk konsumen di negara asalnya. Kemunculan gawai ini menandai arah baru pengembangan ponsel murah mereka. Uniknya, Xiaomi memilih melompati satu generasi penamaan karena perangkat ini merupakan suksesor langsung dari Redmi 15C yang meluncur sembilan bulan lalu. Langkah konfigurasi memorinya pun tergolong berani karena meluncur dengan kapasitas RAM yang lebih ramping.

Jika model pendahulunya sempat menawarkan opsi RAM hingga 8GB, produk teranyar ini justru membatasi diri. Seri teranyar ini hanya membawa RAM 4GB. Keputusan tersebut sejalan dengan prediksi laporan industri global yang kini menetapkan ukuran 4GB sebagai batas minimum mutlak untuk operasional ponsel Android kelas budget agar tetap berjalan optimal.

Desain Modul Kamera Lingkar Besar yang Unik

Bagian punggung ponsel menampilkan estetika yang mencolok. Konsumen akan menemukan dekorasi modul melingkar besar yang sepintas terlihat seperti rumah bagi empat kamera. Faktanya, modul tersebut hanyalah trik desain. Penyelenggara desain hanya menyematkan satu lensa kamera utama berkekuatan 13MP dan satu lampu kilat LED.

Dua lingkaran sisanya murni berfungsi sebagai elemen pemanis visual. Desain kosmetik ini sengaja dipilih untuk mendongkrak penampilan luar agar terkesan premium tanpa harus mendongkrak biaya produksi perangkat kerasnya. Untuk kebutuhan swafoto, terpasang kamera depan dengan sensor 5MP.

Spesifikasi Redmi 17C dan Dukungan HyperOS 3

Dapur pacu ponsel murah ini digerakkan oleh chipset MediaTek Helio G81 Ultra yang memiliki kecepatan komputasi hingga 2GHz. Unit pemrosesan tersebut dipadukan langsung dengan sistem operasi HyperOS 3 bawaan pabrik. Menengok bagian muka, pengguna disuguhi panel layar LCD berukuran lapang 6,88 inci yang sudah mendukung refresh rate 120Hz serta touch sampling rate 240Hz.

Layar ini juga dilengkapi fitur DC Dimming dan mengantongi sertifikasi perlindungan mata TÜV Rheinland untuk mengurangi kelelahan penglihatan. Pengaman biometrik ponsel mengandalkan sensor pemindai sidik jari yang ditempatkan pada tombol daya di bagian samping bodi.

Urusan suplai daya ditopang oleh baterai berkapasitas 5.160mAh. Pengisian ulangnya didukung teknologi pengisian daya kabel dengan daya 18W. Ponsel ini masih mempertahankan ketersediaan lubang jack headphone 3,5mm bagi pengguna yang gemar memakai earphone kabel. Konsumen di China disuguhi tiga opsi kelir, meliputi varian warna Merah dengan material tekstur kulit imitasi, serta pilihan warna Hitam dan Putih dengan sentuhan akhir mengkilap (glossy).

Xiaomi menawarkan perangkat ini dalam dua opsi kapasitas penyimpanan internal, yaitu 64GB dan 128GB. Varian dasar dengan kapasitas penyimpanan 64GB dijual dengan harga 799 yuan atau jika dikonversikan setara dengan Rp1,78 juta (kurs $110).

Model tertinggi dengan kapasitas penyimpanan 128GB dilepas ke pasar seharga 899 yuan atau berkisar Rp2,13 juta (kurs $132). Sampai laporan ini diturunkan, manajemen Xiaomi belum membagikan jadwal resmi terkait rencana peluncuran perangkat ini ke pasar internasional di luar wilayah China.

Melihat spesifikasi yang ditawarkan, ada proyeksi kuat bahwa harga jual ponsel ini akan mengalami sedikit kenaikan jika nantinya resmi masuk ke pasar Indonesia. Komponen pajak impor gawai, biaya sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), serta rantai distribusi lokal biasanya menjadi faktor utama yang mendongkrak harga di tanah air.

Secara kalkulasi perangkat keras, pemangkasan RAM ke 4GB dan penggunaan kamera tunggal 13MP sebenarnya merupakan strategi Xiaomi untuk menekan biaya produksi agar harga jual tetap kompetitif di kelas entry-level.

Namun, kehadiran layar 120Hz dan chipset seri Ultra tetap menjadi nilai jual yang membutuhkan ruang margin keuntungan. Estimasi realistis untuk pasar Indonesia, varian terendah kemungkinan besar akan digeser mendekati angka Rp1,9 juta hingga Rp2 juta datar agar posisinya aman di bawah lini Redmi reguler yang kelasnya lebih tinggi.

Rekomendasi Untuk Anda

Follow WhatsApp Channel Sorotan Dunia untuk Notifikasi Berita Terbaru Setiap Hari
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *