Taktik Canda Pelatih Irak Graham Arnold Stop Kylian Mbappe: Minta Pasang Tiga Kiper Sekaligus

Pelatih kepala timnas Irak asal Australia, Graham Arnold Sepak bola
Pelatih kepala timnas Irak asal Australia, Graham Arnold, saat melihat pertandingan persahabatan Irak dan Venezuela di SeatGeek Stadium, Bridgeview, Illinois, pada 9 Juni 2026. (KAMIL KRZACZYNSKI/AFP)
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar
  • Pelatih Irak, Graham Arnold, melempar candaan unik dengan menyebut ingin memasang tiga penjaga gawang untuk menghentikan ketajaman kapten Prancis, Kylian Mbappe.
  • Irak mengusung misi bangkit dengan mentalitas meraih kemenangan setelah menderita kekalahan telak 1-4 dari Norwegia pada laga perdana.
  • Arnold memberikan apresiasi tinggi kepada Didier Deschamps dan melabeli tim nasional Prancis sebagai salah satu kandidat terkuat jawara Piala Dunia 2026.

Sorotan Bola – Singa Mesopotamia bersiap menantang Les Bleus pada laga kedua babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung Selasa dini hari mendatang. Pelatih kepala tim nasional Irak, Graham Arnold, melempar gurauan segar saat ditanya jurnalis mengenai strateginya meredam agresivitas penyerang utama Prancis, Kylian Mbappe.

Berdasarkan data yang dikutip dari jaringan RMC Prancis, juru taktik asal Australia tersebut merespons pertanyaan media dengan senyuman dalam konferensi pers pra-pertandingan. Arnold berseloroh bahwa dirinya ingin mengajukan izin khusus untuk mengawal gawang timnya secara ekstrem demi membendung pergerakan bintang Real Madrid tersebut.

“Kami akan menanyakan apakah kami bisa menurunkan tiga kiper,” kata Graham Arnold di hadapan para wartawan.

Kekhawatiran yang dikemas dalam candaan ini terbilang wajar mengingat Mbappe tampil tajam dengan memborong dua gol saat membawa Prancis menggilas Senegal 3-1 pada laga pembuka. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan nasib Irak yang babak belur dihajar Norwegia dengan skor mencolok 1-14 di pertandingan pertama mereka.

Meski menyadari perbedaan kelas yang mencolok, Arnold memastikan anak asuhnya tidak akan gentar dan menolak untuk sekadar bertahan. Mantan pelatih timnas Australia itu menegaskan bahwa kekalahan dari Norwegia sudah dilupakan dan seluruh skuad telah menjalani persiapan maksimal. Dia menginstruksikan para pemain Irak untuk menunjukkan karakter permainan asli mereka di atas lapangan.

Hingga konferensi pers berakhir, jajaran kepelatihan Irak belum menentukan sosok yang akan dipasang sebagai penjaga gawang utama di bawah mistar. Arnold menekankan bahwa siapa pun yang turun bertanding wajib mengusung target penuh. Dirinya selalu memasuki lapangan dengan mentalitas untuk menang dan pola pikir tersebut yang kini ditanamkan kuat ke dalam sanubari para penggawa Irak.

Di luar urusan taktik, Arnold melempar pujian tinggi untuk arsitek taktik Prancis, Didier Deschamps. Baginya, Deschamps merupakan sosok juru ramu formasi yang luar biasa dan pribadi yang sangat hebat. Kejuaraan edisi kali ini diprediksi menjadi panggung dunia terakhir bagi Deschamps, sehingga Arnold meyakini para pemain Prancis memiliki motivasi berlipat gawang untuk memberikan perpisahan yang manis bagi sang pelatih. Hal itulah yang membuat Irak menaruh rasa hormat besar dan menempatkan Prancis dalam daftar teratas calon kuat juara Piala Dunia 2026.

Rekomendasi Untuk Anda

Follow WhatsApp Channel Sorotan Dunia untuk Notifikasi Berita Terbaru Setiap Hari
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *