Rupiah Menguat ke Rp 17.717 Imbas Sentimen Kesepakatan Damai AS-Iran

Nulai Tukar Rupiah Nasional
Rupiah Menguat Didorong Redanya Konflik Timur Tengah, Rupiah Terapresiasi 0,89 Persen. Foto: UNAIR
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar
Baca 10 detik
Baca 10 Detik
  • Rupiah di pasar spot menguat 143 poin atau 0,89 persen ke level Rp 17.717 per dollar AS pada perdagangan Senin (15/6/2026) pagi.
  • Membaiknya sentimen pasar global dipicu oleh draf kesepakatan AS-Iran yang meliputi gencatan senjata hingga pembukaan kembali Selat Hormuz.
  • Faktor internal berupa kebijakan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen turut memperkuat posisi rupiah.
  • Harga minyak mentah Brent merosot sekitar 4 persen hingga di bawah 85 dollar AS per barel akibat melunaknya tensi geopolitik.

Rupiah Terapresiasi pada Awal Pekan

Sorotandunia.com – Nilai tukar rupiah langsung bergerak positif pada pembukaan perdagangan Senin (15/6/2026). Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.24 WIB, mata uang Garuda di pasar spot menguat sebesar 143 poin atau 0,89 persen. Angka tersebut membawa rupiah bertengger di level Rp 17.717 per dollar Amerika Serikat (AS).

Performa ini memperpanjang catatan positif dari pekan sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026), rupiah sudah mencatatkan penguatan sebesar 128 poin atau 0,71 persen menuju level Rp 17.860 per dollar AS.

Dampak Kesepakatan Selat Hormuz

Melansir laporan Kompas.com, Chief Economist Permata Bank Josua Pardede memaparkan bahwa melesatnya nilai tukar rupiah terdorong oleh pulihnya sentimen pasar keuangan global. Kondisi ini dipicu oleh tercapainya kesepakatan strategis antara pihak Amerika Serikat dan Iran.

Poin-poin kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali jalur maritim Selat Hormuz, pelaksanaan gencatan senjata, dimulainya kembali negosiasi program nuklir Teheran, serta pemberian pelonggaran sanksi ekonomi terhadap Iran. Perkembangan diplomasi ini memicu munculnya iklim risk-on di pasar finansial dunia. Investor global mulai berani memindahkan dana mereka kembali ke aset-aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang seperti rupiah.

Efek Kenaikan Suku Bunga BI 5,50 Persen

Daya dorong rupiah tidak hanya berasal dari faktor eksternal. Kebijakan moneter dalam negeri memberikan pondasi yang kokoh bagi penguatan mata uang nasional. Bank Indonesia (BI) baru saja menaikkan suku bunga acuan mereka menjadi sebesar 5,50 persen pada pekan lalu.

Langkah BI dinilai sukses meningkatkan daya tarik instrumen keuangan domestik bagi para pemilik modal. Kebijakan ketat ini terbukti andal dalam menjaga stabilitas nilai tukar dari tekanan luar. Josua memproyeksikan pergerakan mata uang rupiah sepanjang hari ini akan berada pada rentang Rp 17.725 hingga Rp 17.875 per dollar AS.

Pelemahan Indeks DXY dan Minyak Brent

Posisi dollar AS sendiri terpantau melemah moderat pada pembukaan pasar Asia pagi ini. Kondisi tersebut berjalan linear dengan meningkatnya optimisme pasar terhadap peluang damai di kawasan Timur Tengah. Tekanan terhadap dollar AS bertambah setelah rilis data inflasi inti negara tersebut menunjukkan angka yang lebih rendah dari perkiraan semula.

Rentetan faktor eksternal ini membuat Indeks Dollar AS (DXY) terkoreksi sebesar 0,32 persen secara mingguan. Kabar kesepakatan damai ini juga langsung memukul harga minyak mentah Brent hingga turun sekitar 4 persen. Komoditas energi utama tersebut kini harganya berada di bawah level 85 dollar AS per barel.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menangkap sinyal serupa terkait potensi penguatan lanjutan bagi rupiah. Optimisme pasar terus terdongkrak menyusul kabar meredanya konflik geopolitik. Sentimen positif ini menguat setelah munculnya pernyataan bersama antara AS dan Pakistan mengenai tercapainya kesepakatan damai, kendati pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi resmi mengenai hal tersebut. Lukman memprediksi pergerakan rupiah hari ini berpotensi menguat terhadap dollar AS pada kisaran ketat Rp 17.700 sampai Rp 17.800 per dollar AS.

Baca Artikel Lainnya

Follow WhatsApp Channel Sorotan Dunia untuk Notifikasi Berita Terbaru Setiap Hari
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *