Studi: Obat Penurun Berat Badan Tiga Tahun Bisa Cegah Ribuan Operasi Lutut

tim dokter operasi Kesehatan
Sebuah tim bedah multietnis berfokus pada perawatan pasien selama operasi di sebuah rumah sakit di Filipina. Foto: pexels Arthur Uzoagba
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar
Baca Artikel Singkat 10 detik
  • Penggunaan obat penurun berat badan jenis GLP-1 seperti semaglutide atau tirzepatide selama tiga tahun terbukti menurunkan risiko operasi penggantian lutut hingga hampir 5 poin persentase pada tahun kedelapan pemantauan.
  • Meskipun obat ini memiliki efek antiinflamasi yang meringankan osteoartritis, para pakar ortopedi mengingatkan bahwa obat tersebut belum disetujui secara resmi untuk menyembuhkan radang sendi di luar uji klinis.

Sorotandunia.com – Konsumsi obat penurun berat badan jenis GLP-1 dalam jangka waktu minimal tiga tahun dapat menekan angka operasi penggantian lutut hingga ribuan kasus per tahun. Pengurangan risiko terbesar ditemukan pada penggunaan jenis obat terbaru seperti semaglutide (Ozempic/Wegovy) dan tirzepatide (Mounjaro).

Fakta tersebut merupakan hasil studi Fakultas Kedokteran Universitas Maryland Amerika Serikat (AS) yang dipublikasikan dalam jurnal Regional Anesthesia & Pain Medicine. Melansir laporan theguardian.com, riset ini menganalisis data 6,8 juta orang dewasa penderita osteoartritis lutut sepanjang periode 2010 hingga 2024.

Tim peneliti memantau 42.000 pasien yang menggunakan obat GLP-1 selama satu tahun, serta hampir 31.000 pasien yang mengonsumsinya selama tiga tahun. Perkembangan kondisi medis mereka diikuti secara berkala selama delapan tahun setelah diagnosis awal radang sendi.

Hasil pemantauan menunjukkan, konsumsi GLP-1 selama satu tahun mengurangi risiko operasi lutut sebesar 1,4 poin persentase pada tahun ketiga, dan turun 2,8 poin persentase pada tahun kedelapan. Angka penurunan ini melonjak hingga hampir 5 poin persentase pada pasien yang mengonsumsi semaglutide atau tirzepatide selama tiga tahun penuh.

Secara akumulatif, jika seluruh pasien radang sendi lutut yang mengalami obesitas atau penyakit metabolik meminum obat ini selama tiga tahun, operasi penggantian lutut bisa berkurang hingga 14.400 kasus per tahun di AS. Efek yang sama berpotensi mencegah lebih dari 1.500 prosedur operasi serupa di Inggris setiap tahunnya. Saat ini, Inggris mencatat lebih dari 120.000 operasi penggantian lutut per tahun, dari total 5 juta penduduk yang menderita artritis lutut.

Beban berat badan berlebih menjadi pemicu utama kerusakan sendi. Secara global, penyakit osteoartritis mendera lebih dari 500 million orang, dengan radang sendi lutut sebagai varian yang paling banyak ditemukan. Peneliti menyimpulkan obat penurun berat badan bekerja melalui mekanisme antiinflamasi dan analgesik yang saling melengkapi pada area lutut.

Mantan Presiden Asosiasi Ortopedi Inggris, Mark Bowditch, menilai ada indikasi efek perlindungan tulang rawan langsung dari obat ini yang bekerja di luar faktor penurunan berat badan. Kendati demikian, Bowditch meminta publik tetap berhati-hati karena data ini belum menjadi bukti mutlak pencegahan operasi. Obat jenis agonis reseptor GLP-1 belum mendapatkan izin resmi untuk terapi osteoartritis sehingga penggunaannya di luar uji klinis sangat tidak disarankan.

Direktur Penelitian di Arthritis UK, Profesor Lucy Donaldson, menambahkan bahwa temuan ini membantu pemahaman medis mengenai cara menunda atau menghindari operasi sendi. Donaldson menegaskan menjaga berat badan ideal tetap menjadi kunci utama mengelola gejala osteoartritis, terutama pada sendi penopang beban seperti lutut dan pinggul. Penurunan berat badan dalam skala kecil sekalipun sudah cukup untuk memperlambat keparahan radang sendi.

🔗 BACA SELANJUTNYA
Heboh WNI Bobol Grok AI Milik Elon Musk, Gasak Crypto Rp3,4 Miliar dengan Kode Morse
OTT Imigrasi Jakbar: KPK Tangkap Belasan Orang Termasuk Kakanim Ronald Arman Abdullah

Follow WhatsApp Channel Newsray untuk Notifikasi Berita Terbaru Setiap Hari
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *