Sistem Mortir EMOC Inovasi Escribano: Andalkan Pasar Ekspor Militer Global
Baca 10 detik Baca 10 Detik Escribano Mechanical & Engineering (EM&E) merancang sistem EMOC sebagai modul mortir swa-gerak ringan serbaguna yang fleksibel untuk kaliber 81 mm maupun 120 mm. Sistem...
Dirgantara - Escribano Mechanical & Engineering (EM&E) merancang sistem EMOC sebagai modul mortir swa-gerak ringan serbaguna yang fleksibel untuk kaliber 81 mm maupun 120 mm.
- Sistem persenjataan ini mengutamakan taktik operasional tembak-dan-lari dengan waktu konversi posisi lipat ke posisi tempur di bawah 20 detik.
- Kontrak domestik di Spanyol tertutup akibat persaingan logistik dengan mortir Alakran, dinamika manajemen internal perusahaan, serta perbedaan doktrin taktis militer lokal.
- EM&E kini mengalihkan fokus penuh ke pasar internasional, termasuk mengikuti tender Project Stokes di Inggris dan menjalin aliansi strategis lintas negara.
Akselerasi Pengembangan Modul Sistem EMOC
Sorotandunia.com –Konsep persenjataan swa-gerak ringan di pasar internasional kini bergerak ke arah fleksibilitas platform yang tinggi. Melansir laporan topwar, pabrikan pertahanan Spanyol Escribano Mechanical & Engineering (EM&E) merancang sistem EMOC (Escribano Mortar Capability) dengan pendekatan modular sejak awal dekade ini. Pengembangan sistem ini memanfaatkan basis teknologi modul tempur dan sistem kontrol mandiri perusahaan, sekaligus mengintegrasikan evaluasi taktis dari berbagai konflik bersenjata kontemporer.
Purwarupa pertama EMOC yang terintegrasi pada sasis kendaraan segala medan roda tiga (buggy) diperkenalkan ke publik pada pameran pertahanan IDEX 2023 di Uni Emirat Arab. Pengembangan komponen terus berjalan hingga memunculkan varian berbasis truk pikap pada tahun 2025. Memasuki April 2026, EM&E resmi memperkenalkan generasi modernisasi terbaru dari sistem ini. Kendati proses pengujian internal di pabrik maupun lapangan terus berjalan tanpa rincian progres yang dipublikasikan, sistem ini belum masuk ke dalam tahap produksi massal.
Kendala Domestik dan Dinamika Manajemen Spanyol
Langkah EMOC untuk menembus struktur pertahanan dalam negeri Spanyol menghadapi hambatan besar. Angkatan Darat Spanyol secara historis telah mengadopsi sistem mortir Alakran produksi NTGS yang dinilai lebih matang, sudah terintegrasi pada unit-unit ringan, serta memiliki rekam jejak operasional nyata dalam pertempuran. Militer Spanyol enggan menduplikasi rantai logistik untuk dua sistem yang sejenis.
Faktor non-teknis memperumit posisi perusahaan pada musim semi 2026. Konflik kepentingan mencuat ketika CEO EM&E, Angel Escribano, juga menjabat sebagai ketua dewan direksi perusahaan negara, Indra. Upaya merger antara kedua entitas tersebut gagal total setelah mendapat penentangan keras dari lembaga dana milik negara, SEPI, yang kemudian berujung pada pengunduran diri Angel Escribano dari jabatannya.
Dari aspek doktrin militer, EMOC dirancang sebagai sistem ekspor yang sangat ringan tanpa fitur pendinginan laras paksa. Karakteristik ini tidak selaras dengan cetak biru modernisasi militer Spanyol bertajuk Force 2035 yang mensyaratkan sistem artileri berkemampuan memberikan tembakan penekan secara intensif dan berkelanjutan.
Penetrasi Global dan Kompetisi di Inggris
Fokus EM&E yang dialihkan total ke pasar ekspor mulai menunjukkan perkembangan konkret. Pada Maret 2025, sistem mortir ini resmi dipamerkan di Inggris dalam konferensi Omega Future Fires di Bristol. EMOC terdaftar sebagai salah satu kontestan dalam program pengadaan Project Stokes oleh Kementerian Pertahanan Inggris, khususnya untuk memenuhi kualifikasi Light Mounted Mortar Variant-Hinge (LMMVH). Di segmen ini, produk Spanyol tersebut bersaing ketat dengan teknologi garapan Elbit Systems, konsorsium Babcock/ST Engineering, serta rival domestiknya, NTGS.
Sebagai bagian dari strategi penetrasi pasar global, EM&E aktif membangun kemitraan taktis. Salah satu langkah konkretnya adalah proyek integrasi mortir ke dalam sistem Viper, yang dikerjakan melalui kolaborasi lintas negara bersama Thales dari Prancis dan Defenture dari Belanda.
Konstruksi Mekanis dan Kapasitas Balistik
Spesifikasi Teknis dan Dimensi Operasional EMOC
| Komponen / Parameter | Deskripsi Teknis |
| Pilihan Kaliber Laras | Smoothbore 81 mm atau 120 mm |
| Waktu Siap Tempur | < 20 detik (Lipat ke Posisi Tembak) |
| Kapasitas Muatan Sasis | Kendaraan komersial minimal 1 Ton (4×4) |
| Jangkauan Maksimum (120 mm) | 7 – 7,2 km (Munisi Standar NATO) / 8,8 km (Munisi Pintar EM-120) |
| Laju Tembakan (120 mm) | 4 tembakan/menit (Kontinu) – 10 tembakan/menit (Intensif) |
| Akurasi Munisi Berpemandu | Circular Error Probable (CEP) < 10 meter |
| Komposisi Kru Standar | 3 Orang (Pengemudi, Penembak, Pengisi Munisi) |
Konfigurasi EMOC dirancang terpisah dari struktur sasis kendaraan pembawa. Modul ini terdiri atas unit mortir, dudukan berayun, sistem kendali tembakan digital, serta rak amunisi yang dipasang di sisi platform kargo. Mekanisme utama bertumpu pada manipulator bergerak dengan perangkat penahan laras dan rangka yang terhubung ke pelat dasar (baseplate). Saat bertransisi ke posisi tempur, seluruh dudukan diturunkan langsung ke tanah menggunakan sistem penggerak elektrik dan pneumatik, didukung tuas manual cadangan. Tembakan diarahkan ke belahan belakang kendaraan.
Sistem peredam rekoil hidropneumatik yang dipatenkan bekerja menyalurkan seluruh energi daya tolak balik langsung ke tanah melalui pelat dasar. Sasis kendaraan bebas dari beban struktural entakan tembakan, sehingga modul dapat diintegrasikan pada kendaraan komersial ringan berkapasitas muatan satu ton seperti Toyota Land Cruiser, Land Rover, atau URO VAMTAC. Proses pengisian munisi dilakukan secara manual dari ujung moncong laras (muzzle-loading). Laju tembakan maksimal dapat ditingkatkan dengan menambah satu personel pengisi amunisi ekstra sehingga total kru menjadi empat orang.
Digitalisasi dan Proteksi Operasional
Sistem kendali tembakan digital terintegrasi penuh dengan perangkat komunikasi, kalkulator balistik, terminal kendali jarak jauh, serta sistem navigasi satelit dan inersia. Pada pembaruan generasi 2026, unit inersia mendapatkan peningkatan teknis. Seluruh sensor utama diletakkan langsung pada dudukan mortir, bukan pada badan kendaraan. Penempatan ini memastikan sensor mengukur koordinat dan pergerakan laras secara presisi dari posisi tanah, tanpa terpengaruh oleh defleksi suspensi atau goyangan sasis kendaraan pembawa.
EMOC juga mendukung mode tembakan Multiple Rounds Simultaneous Impact (MRSI). Meskipun diklaim sebagai salah satu modul 120 mm teringan, sistem ini memiliki konsekuensi pada sektor perlindungan. Seluruh purwarupa yang dipamerkan tidak dilengkapi lapisan baja pelindung pada kabin maupun komponen mortir terbuka. Keselamatan awak sepenuhnya bergantung pada alat pelindung diri perorangan dan kecepatan manuver pindah posisi untuk menghindari serangan balasan artileri musuh (counter-battery fire). Kesuksesan integrasi konsep kecepatan sebagai pengganti proteksi baja ini akan diuji pertama kali secara kompetitif dalam seleksi program militer pemerintah Inggris.













