Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Tembus Posisi Kedua, Lolos Otomatis ke Q2

Veda ega Pratama MotoGP
Ilustrasi: Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama pada saat di CatalanGP. (Instagram/@veda_54)
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar
Baca Artikel Singkat 10 detik
  • Veda Ega Pratama mengamankan tiket lolos otomatis ke kualifikasi Q2 Moto3 Hungaria setelah finis di posisi kedua pada sesi practice.
  • Adrian Fernandez (Leopard Racing) didiskualifikasi dari enam seri balap pertama musim ini akibat pelanggaran pembukaan segel mesin.
  • Sanksi massal terhadap rival-rivalnya, termasuk Brian Uriarte dan Adrian Fernandez, membuka peluang kenaikan peringkat bagi Veda Ega Pratama di klasemen.

Sorotandunia.com – Pembalap Indonesia dari tim Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, mengamankan posisi kedua dalam sesi practice Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Jumat (5/6/2026). Hasil ini meloloskan Veda secara otomatis ke babak kualifikasi utama atau Q2. Sesuai regulasi, hanya 14 pembalap teratas pada sesi practice yang berhak langsung melaju ke Q2, sedangkan pembalap di posisi 15 hingga 26 harus melewati Q1 terlebih dahulu.

Veda mencatatkan waktu lap 1 menit 46,296 detik. Ia finis tepat di bawah Maximo Quiles yang memimpin sesi. Posisi ketiga ditempati oleh David Almansa dengan catatan waktu 1 menit 46,689 detik, diikuti oleh David Muñoz di urutan keempat.

Akselerasi Veda di menit-menit akhir sesi mendapat perhatian langsung dari media otomotif asal Jerman, Speedweek. Dalam ulasannya, mereka menyebut performa pembalap muda Indonesia itu mengejutkan semua orang di fase krusial. Keberhasilan menembus tiga besar ini memicu perbincangan di lingkungan komunitas balap Moto3 dan MotoGP dunia.

Veda Pratama CatalanGP
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama pada saat di CatalanGP. (Instagram/@veda_54)

 

Di luar lintasan Balaton Park, posisi Veda di tabel klasemen Moto3 2026 berpotensi mengalami kenaikan menyusul investigasi teknis dari pihak otoritas balap. Kabar mengenai penalti pembalap lain menunjukkan adanya sanksi diskualifikasi yang menjatuhkan sejumlah rival dekat Veda.

Adrian Fernandez dari tim Leopard Racing menerima hukuman pembatalan hasil pada enam seri balap pertama musim ini. Adik kandung pembalap MotoGP Raul Fernandez tersebut dinyatakan bersalah atas pelanggaran pembukaan segel mesin. Skandal ini memperpanjang daftar hitam sanksi teknis setelah sebelumnya Brian Uriarte juga didiskualifikasi dari seri Prancis akibat penggunaan oli yang tidak sesuai dengan standar regulasi.

🔗 BACA SELANJUTNYA
Sesi Practice MotoGP Hungaria 2026: Pedro Acosta Tercepat, Bagnaia Terlempar ke Q1
Celah Regulasi Ditutup, MotoGP Resmi Perbarui Aturan Masuk Pitlane Akibat Aksi Marc Marquez

Follow WhatsApp Channel Sorotan Dunia untuk Notifikasi Berita Terbaru Setiap Hari
Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *