Sorotan Dunia – Daftar tokoh yang mengubah dunia selalu mengundang perdebatan. Namun, Michael H. Hart, dalam bukunya yang fenomenal “The 100”, memiliki kriteria yang sangat tegas dan objektif. Sebagaimana yang ia nyatakan dalam pengantar karyanya:

Penyusunan daftar ini bukan berdasarkan tingkat kebaikan atau moralitas seseorang, melainkan berdasarkan besarnya dampak permanen yang mereka tinggalkan bagi jalannya peradaban manusia.

buku Michael h hart
The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History by Michael H. Hart

Berdasarkan landasan tersebut, Hart tidak melihat apakah seorang tokoh itu suci atau kontroversial, melainkan seberapa jauh arah sejarah manusia berubah karena keberadaan mereka. Berikut adalah ulasan 10 besar tokoh tersebut dari adaptasi buku 100 tokoh paling berpengaruh didunia:

1. Nabi Muhammad SAW (570 – 632 M)

Beliau menempati urutan pertama karena merupakan satu-satunya manusia dalam sejarah yang meraih sukses luar biasa baik dalam dimensi keagamaan maupun sekuler.

  • Latar Belakang: Lahir di Mekkah, beliau memimpin transformasi besar di Jazirah Arab.

  • Alasan Hart: Beliau dinilai sebagai satu-satunya tokoh sejarah yang meraih sukses luar biasa baik dalam ranah keagamaan maupun pemerintahan sekuler. Pengaruhnya tetap hidup secara nyata dalam hukum, etika, dan cara hidup miliaran umat manusia hingga hari ini.

2. Isaac Newton (1642 – 1727 M)

Newton adalah arsitek utama ilmu pengetahuan modern.

  • Latar Belakang: Fisikawan dan matematikawan asal Inggris ini merumuskan hukum gerak dan gravitasi universal melalui karyanya, Principia.

  • Alasan Hart: Newton meletakkan dasar bagi sains modern melalui hukum gerak dan gravitasi universal. Tanpa teorinya, revolusi industri dan teknologi modern tidak akan pernah memiliki fondasi yang kuat.

3. Yesus Kristus (± 5 SM – ± 30 M)

Tokoh pusat dalam agama Kekristenan.

  • Latar Belakang: Lahir di Bethlehem dan mengajar di wilayah Palestina. Ajaran-Nya tentang kasih dan pengampunan menyebar dengan cepat setelah wafat-Nya.

  • Alasan Hart: Meski pengaruh spiritualnya sangat besar, Hart menempatkan-Nya di posisi ketiga (di bawah Newton) karena ajaran Kristen tersebar secara masif melalui peran tokoh lain seperti Santo Paulus. Namun, pengaruh moral-Nya tetap menjadi pilar peradaban dunia.

4. Buddha / Siddhartha Gautama (563 – 483 SM)

Pendiri ajaran Buddhisme.

  • Latar Belakang: Seorang pangeran di India yang meninggalkan kemewahan demi mencari jawaban atas penderitaan manusia.

  • Alasan Hart: Ajaran “Jalan Tengah” yang dibawa Buddha telah menjadi panduan hidup bagi jutaan orang di Asia selama ribuan tahun dan memberikan pengaruh mendalam pada filsafat dunia.

5. Konfusius (551 – 479 SM)

Filsuf besar asal Tiongkok.

  • Latar Belakang: Hidup di masa kekacauan sosial di Tiongkok, ia menekankan pada etika keluarga dan integritas pemerintahan.

  • Alasan Hart: Etika dan nilai-nilai Konfusianisme membentuk karakter masyarakat Asia Timur secara permanen. Pengaruhnya terhadap birokrasi dan moralitas pemerintahan di kawasan tersebut tidak tertandingi oleh filsuf mana pun.

6. Santo Paulus (± 4 – ± 64 M)

Rasul yang menyebarkan Kekristenan ke luar komunitas Yahudi.

  • Latar Belakang: Seorang mantan penganiaya umat Kristen yang berbalik menjadi penyebar ajaran tersebut paling gigih di wilayah Kekaisaran Romawi.

  • Alasan Hart: Hart menilai Paulus sebagai sosok yang paling bertanggung jawab atas penyebaran global dan perumusan teologi Kekristenan, yang menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah agama dunia.

7. Ts’ai Lun (± 105 M)

Pejabat pengadilan Tiongkok yang menemukan kertas.

  • Latar Belakang: Ia mengembangkan metode pembuatan kertas dari serat tanaman dan limbah kain.

  • Alasan Hart: Sebagai penemu metode pembuatan kertas, Ts’ai Lun memberikan media bagi manusia untuk mencatat, menyimpan, dan menyebarkan ilmu pengetahuan. Tanpanya, kemajuan peradaban mungkin akan tertahan selama berabad-abad.

8. Johann Gutenberg (1398 – 1468 M)

Penemu mesin cetak bergerak di Eropa.

  • Latar Belakang: Seorang pengrajin logam asal Jerman yang menciptakan alat untuk mencetak buku secara massal.

  • Alasan Hart: Penemuan mesin cetak oleh Gutenberg memungkinkan buku diproduksi secara massal. Hal ini memicu ledakan literasi di Eropa dan menjadi bahan bakar utama bagi terjadinya era Renaisans dan Revolusi Ilmiah.

9. Christopher Columbus (1451 – 1506 M)

Penjelajah yang menghubungkan “Dunia Lama” dan “Dunia Baru”.

  • Latar Belakang: Pelaut asal Genoa yang berlayar di bawah bendera Spanyol untuk mencari rute ke Asia, namun justru tiba di Benua Amerika.

  • Alasan Hart: Langkah Columbus membuka gerbang komunikasi permanen antara Eropa dan Amerika. Hal ini mengubah total peta politik, ekonomi, dan demografi dunia hingga saat ini.

10. Albert Einstein (1879 – 1955 M)

Fisikawan teoritis terbesar abad ke-20.

  • Latar Belakang: Ilmuwan kelahiran Jerman yang mencetuskan Teori Relativitas ($E=mc^2$).

  • Alasan Hart: Teori Relativitas Einstein mengubah total pemahaman manusia tentang ruang, waktu, dan energi. Penemuannya menjadi pintu masuk bagi era nuklir dan teknologi elektronik yang kita gunakan sekarang.

Referensi Utama: Michael H. Hart – “The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History”

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *