Sesi kualifikasi Moto3 Catalunya 2026 berlangsung kompetitif dengan persaingan waktu yang berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. Di tengah perebutan posisi старт terdepan, pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama harus puas mengakhiri sesi di urutan ke-21.
Veda sempat mencoba memperbaiki catatan waktunya pada putaran terakhir, namun persaingan yang rapat membuat posisinya tidak banyak berubah. Hasil tersebut membuat rider binaan Astra Honda itu akan menghadapi tantangan cukup besar saat balapan utama digelar di Sirkuit Catalunya.
Dalam kelas Moto3 yang dikenal sangat padat dan agresif, posisi start memang kerap menjadi faktor penting. Dengan karakter lintasan Catalunya yang memungkinkan duel slipstream panjang di trek lurus, peluang untuk naik posisi tetap terbuka, tetapi konsistensi dan strategi race akan menjadi penentu utama.
Sementara itu, Valentin Perrone tampil sebagai pembalap tercepat pada sesi kualifikasi. Ia berhasil mengamankan pole position setelah mencatat lap terbaik yang tidak mampu disamai rival-rivalnya hingga sesi berakhir. Performa Perrone sekaligus memperlihatkan kecepatan yang cukup stabil sejak sesi latihan bebas.
Persaingan di barisan depan juga diperkirakan berlangsung ketat mengingat selisih waktu antar pembalap tidak terlalu jauh. Situasi ini membuka kemungkinan terjadinya duel grup besar khas Moto3 sejak lap awal balapan.
Bagi Veda, hasil kualifikasi kali ini memang belum ideal, namun peluang untuk memperbaiki posisi masih terbuka saat race berlangsung. Fokus pada start, menjaga ritme, dan menghindari insiden di lap awal kemungkinan akan menjadi target realistis untuk mengamankan hasil lebih baik di Catalunya.
Balapan Moto3 Catalunya 2026 pun diprediksi kembali menghadirkan persaingan rapat yang menjadi ciri khas kelas ringan tersebut sepanjang musim ini.



